Wartawan di Nganjuk Peras Calon Buruh Migran

Polisi saat ini tengah memeriksa tersangka sadji secara intensif sebab ulah sadji masuk kategori pencurian dengan pemberatan meski barang yang dijarah hanya uang seribu rupiah.

Berkedok menjadi p-j-t-k-i seorang oknum wartawan mingguan di nganjuk jawa timur harus berurusan dengan polisi. Tersangka membawa kabur uang puluhan juta rupiah dan tidak pernah memberangkatkan calon t-k-i keluar negeri.

Tersangka mulyani mustofa warga desa bulurejo kecamatan sawahan nganjuk jawa timur terlihat pucat saat menjalani pemeriksaan di mapolsek setempat. Tersangka yang berprofesi wartawan ini dibekuk petugas setelah aksi penipuan yang dilakukanya terbongkar.

Penipuan oleh oknum wartawan tabloid metro pos ini dengan berkedok menjadi jasa penyaluran tenaga kerja ke luar negri. Tersangka mengaku dapat memberangkatkan menjadi tki diantaranya ke malaysia taiwan hongkong korea dubai hingga kuwait.

Dengan dalih biaya administrasi pengurusan paspos visa dan surat izin kerja tersangka meminta uang kepada setiap calon tki yang mendaftrakan diri kepadanya antara lima hingga sepuluh juta rupiah. Agar korbannya percaya setiap pembayaran juga diberikan kwitansi bermaterai.

Namun bukanya memberangkatkan ke luar negri uang hasil puluhan juta rupiah hasil aksinya hanya digunakan untuk foya-foya. Hingga ujungnya oknum wartawan tak bertanggung jawab ini dibekuk petugas setelah mendapat laporan dari sejumlah korban yang tidak segera diberangkanya ke luar negri.

Kapolsek sawahan iptu pramono menegaskan tersangka dalam aksinya selalu menggunakan berkas palsu termasuk semua brosur dan kwitansi yang dibuatnya. Bahkan aksi tersangka ini telah dia lakukan sejak tahun 2003 lalu terbukti jumlah korban yang melapor ke polsek sawahan terus bertambah hingga mencapai puluhan.

Kini tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatanya dengan meringkuk dipenjara dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Seorang kyai gadungan dihajar massa setelah mencoba menipu pekerja seks komersial (psk) di nganjuk jawa timur. Dengan dalih bisa menggandakan uang ia berusaha melarikan uang korban sebesar dua juta rupiah.

Peristiwa ini bermula ketika suwaida seorang psk asal desa segunung kecamatan kesamben jombang jawa timur berkenalan dengan bayu pamungkas warga desakecamatan rogojampi kabupaten banyuwangi. Saat itu bayu mengaku sebagai seorang kyai yang memiliki keahlian menggandakan uang.